Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Maret 21, 2009

Bersegeralah kamu


Dan bersegeralah kamu kepada Ampunan dari Tuhan-mu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (Qs. Ali ‘Imran [3]: 133)

Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) tampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya , kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara-saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. (Qs. An Nur [24]: 31)

Hai nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang Mukmin, “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Qs. Al Ahzab [23]: 59)

Kamis, Januari 01, 2009

jangan tembak saudara kita


A’udzubillahiminas syaitonirrojiim. Bismillaahirrohmaanirrohiim.


“Negara Arab Tak Rayakan Pesta Tahun Baru, begitu Detik dot com memberitakan. Mereka tidak merayakan malam pergantian tahun baru, pesta dibatalkan di sejumlah negara. Inilah salah satu sikap imbas dari agresi Israel atas Palestina.”

Islam tidaklah memperkenalkan hari raya-hari raya yang disambut dengan suka cita kecuali dua hari.. yaitu Idul Fitri dan Idul Adha. ” Ketika Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam datang datang ke Madinah, dalam keadaan penduduk Madinah memiliki dua hari besar yang mereka bergembira ria padanya, maka beliau bertanya : “Apakah dua hari ini?” maka mereka menjawab : “(Hari besar) yang kami biasa bergembira padanya pada masa jahiliyyah. Maka Rasulullâh shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya Allah telah menggantikan dua hari tersebut dengan hari raya yang lebih baik, yaitu ‘Idul Adh-ha dan ‘Idul Fitri.“


Negara Arab, negara lain, penduduk Negara Indonesia yang beragama Islam, yang mengusung papan Islam dipundaknya, yang menjahitkan Islam di jantungnya, yang mendaftarkan Islam sebagai agama pada KTP nya, pada kartu identitasnya, lumrahlah sudah untuk sebaiknya mulai peduli ilmu dari Pencipta-nya ini. Mulai belajar menjalankan fitrah hatinya yang sudah dituntun oleh Sang Tempat Kita Kembali, yang telah diturunkan dan diajarkan oleh Junjungan kita Rasulullah – Orang yang kita ingin sekali berada di bawah keteknya di Padang Mahsyar :)

Menyikapi keadaan manusia di Palestina, manusia di atas bumi Allah ini, manusia di samping rumah kita, manusia di dalam rumah kita.. Apakah harus menunggu 200-300 kepala manusia Palestina dibom?! 200-300 nyawa saudara kita se-Iman direnggut?!

“ Kaum muslim adalah satu badan, jika ada satu anggota badan menderita sakit, seluruh badan akan demam dan menjadi tidak bisa tidur". (HR Bukhari Muslim)


Momen ‘tidak merayakan’ ini semoga menjadi langkah awal satu belahan dunia yang akan menjadi loncatan-loncatan besar di seluruh bulatan bumi ini. Pernah kah ditanyakan sebetulnya bagaimana cara menghentikannya? Stop.

Doa.. Tentu, itulah salah satu senjata. Ekonomi.. Bisa, itulah yang akan menghambat dan bisa menghentikan modal dana agresi nembak-nembakin manusia, ngebom-ngebom manusia. Perundingan? Gencatan senjata? Itu basi. ..Dah berapa kali perundingan dan gencatan senjata diterjang kembali oleh peluru dan bom bersama nyawa manusia? Nyawa orang tua, nyawa perempuan, nyawa anak kecil?

Produk-produk yang kita beli.. Barang-barang yang kita, keluarga kita, dan rumah kita konsumsi.. Sudah berapa tahun sehingga berapa banyak jumlahnya kita beli, akan memberikan laba kepada perusahaan yang sudah jelas-jelasnya milik negara pelaku agresi.. negara pelaku perang.. negara lainnya sekutu penembak manusia..

Kalau uang dari kita Rp 1 (satu rupiah) atau Rp 0,001 (satu per seribu rupiah) yang masuk jadi laba perusahaan dan negara itu digunakan untuk bikin peluru,, akumulasi untuk bikin bom,, apakah tidak kita jadinya pembunuh manusia, pembunuh saudara kita sendiri?

“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sebesar zarah pun niscaya dia akan melihat (balasan)nya, dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar zarah pun niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.” (Qs. Az-Zalzalah: 7-8).

Apakah sudah pilih2 restoran tempat kita makan? Apakah sudah mulai cari barang pengganti, pengganti produk2 yang dijual perusahaan negara pelaku perang? Memang perlu belajar, dan perlu perjuangan. Beberapa orang sudah memulainya.

Yang sudah lalu bagaimana? Yang dulu pernah kita lakukan bagaimana? ..Biarlah Allah yang mengurusnya. “Orang-orang yang telah sampai kepadanya Larangan dari Tuhan-nya, lalu terus berhenti, maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu, dan urusannya kepada Allah..” (Al-Baqarah: 275)

Yang penting mulai sekarang, dari diri sendiri aja dulu, mulai sedikit2.. Terus begitu.

Yang baik datangnya hanya dari Allah. Mari berlindung dari kealpaan, riya dan sombong, kejahatan syetan.



Herry Hasibuan

NB: Biasanya ditanya lagi, bagaimana nasib orang2 yang bekerja di perusahaan itu kalau produk dan barang-barangnya tidak dibeli.. bangkrut, pengangguran.. “..Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan Mengadakan baginya Jalan Keluar. Dan Memberinya Rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan Mencukupkan (Keperluan)nya. ..” (Ath-Thalaq: 2-3)

NB2: Kutipan terjemahan Al Quran di atas sulit dilihat sebagai tafsir, karena tidak dilakukan utuh menyeluruh. Sungguh demikian hanya kepositifan dan kemajuan yang diharapkan.

Sabtu, Desember 06, 2008

kami beli kendaraan


Tahun ini kami beli 3 kendaraan.. Alhamdulillah.. walaupun kendaraannya masih yang kapasitas kecil, tapi mudah2an nanti bisa cukup sebagai transportasi kami..

Waktu malem2 saya pesan kendaraan itu, sang dealer bertanya apakah sebelumnya beli dengan mereka juga.. wah saking banyaknya pelanggan, dealer sulit menghapal pelanggannya! Iya jawab saya, sudah 3 tahun terakhir kami beli kendaraan selalu sama mereka.. itu pun karena sebelumnya dengan dealer lain, administrasinya kurang rapih.. kami tidak dapet report pasca pengiriman..

Saya bilang dengan dealer yang satu ini, mudah2an report pengirimannya tetap amanah, disampaikan kepada kami..

Untuk ukuran Rp 789.000, setiap orang harus bisa membeli kendaraan ini setiap tahun. Orang yang punya pekerjaan harus bisa nabung untuk beli kendaraan ini. Coba hitung-hitung berapa uang yang telah dikeluarkan untuk nonton di 21, makan di restoran.. cafe.., rokok, beli pulsa, dan pengeluaran2 lain yang mo kita perhitungkan..

Ini adalah investasi kita.. "Dari Abi Hurairah radliyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: Barang siapa memiliki kelapangan (kemampuan) kemudian tidak berqurban, maka janganlah dia mendekati tempat shalat Ied kami." (HR. Ahmad, Ibnu Majah,Ad-Daruqutni, Al-Hakim, sanadnya hasan, lihat Ahkamul Iedain hal. 26).


semoga berguna




herryhasibuan.blogspot.com

griya madrasah

griya madrasah
race to get a rent housing

griya madrasah

griya madrasah
rent a beatiful housing 45.000/day